Detil Berita
Posted On : 11-05-2012

Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong IX

Humas - Pemkot Surabaya menyelenggarakan beberapa kegiatan dalam rangka Bulan Bhakti Gotong Royong IX. Puncaknya akan dilaksanakan pada Senin (14/5) di RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) mulai pukul 09.00 WIB.

Bulan Bhakti Gotong Royong merupakan program nasional tahunan, dimana di dalamnya memuat sejumlah kegiatan yang terintegrasi guna penguatan persatuan dan kesatuan masyarakat serta peningkatan peran aktif masyarakat dalam pembangunan.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan KB (Kabapemas KB) Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan kali ini puncak kegiatan akan lebih di fokuskan di Surabaya Barat. Karena itulah RSUD BDH dipilih menjadi lokasi pelaksanaan beberapa kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong IX.

Beberapa kegiatan yang diadakan diantaranya pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong IX, Pelayanan KB Gratis MOW (metode operasi wanita), MOP (metode operasi pria), implan dan IUD (intra utreine device), pengobatan gratis, penjualan sembako murah, serta pameran UKM. Ada pula penyerahan secara simbolis pemberian permakanan bagi lansia sangat miskin dan terlantar, penyerahan kursi roda bagi lansia, penyerahan lomba pelaksana gotong royong terbaik tingkat Kota Surabaya, dan penyerahan hadiah lomba balita sehat dan ceria.

“Peserta yang akan mengikuti pelayanan KB berjumlah 262 akseptor dengan rincian MOP 63 orang, MOP 19 orang, IUD 60 orang, dan implan 120 orang. Mereka sebelumnya telah melalui proses verifikasi medis dan layak untuk ber-KB,” kata Antiek dalam jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya.

Dirut RSUD BDH Maya Syahria Saleh menambahkan, pihaknya akan memfasilitasi pengobatan dan operasi katarak gratis. Bersamaan dengan moment tersebut, juga akan dilakukan launching Poli Paliatif dan Poli K3 (keselamatan dan kesehatan kerja).

Sehubungan dengan RSUD BDH sebagai lokasi kegiatan, Maya berharap event ini bisa dimanfaatkan untuk lebih mempromosikan rumah sakit milik Pemkot Surabaya itu. Saat ini, RSUD BDH sudah mengalami peningkatan jumlah pasien. Ia menyebut pasien IGD per bulan berkisar 800 sampai 1.000 orang sedangkan rawat jalan rata-rata 170 orang per hari.

“Kalau rawat inap sudah memenuhi sekitar 50 persen dari total kapasitas. Bahkan, selama April lalu kami sudah melakukan operasi sebanyak 39 kali,” imbuhnya.

Sementara terkait penjualan sembako murah, Sekretaris Dinas Koperasi Surabaya Yerri Purwanto menuturkan, nanti paket sembako dijual dengan diskon hingga 80 persen. Paket tersebut berisi beras, gula, mie instan, telur, minyak goreng, serta produk UKM dan lainnya. “Nah, misalnya harga seharusnya Rp 60 ribu bisa dibeli hanya dengan harga Rp 12 ribu saja,” katanya.

Yang tak ketinggalan, juga ada Pemberian Permakanan bagi lansia. Program ini baru pertama kali dilaksanakan Pemkot Surabaya pada tahun ini. Melalui Dinas Sosial (Dinsos), pemerintah memberikan makanan tambahan kepada 4.986 lansia sangat miskin dan terlantar. Angka tersebut berdasarkan verifikasi data dari Bapemas tahun 2011.

Para lansia mendapat jatah bantuan makanan sebanyak satu kali dalam sehari selama setahun. Teknis penyalurannya akan diantar langsung kepada lansia dengan dikoordinir karang werdha yang ada di masing-masing kelurahan.

“Sebenarnya, jumlah lansia keseluruhan di Surabaya kurang lebih 60 ribu orang, namun anggaran Pemkot belum bisa mengcover jumlah itu secara keseluruhan. Oleh karenanya, kami prioritaskan bagi lansia yang sangat miskin dan terlantar. Pengertian terlantar yakni mereka yang tidak punya keluarga dan tidak mampu menghidupi dirinya sendiri sehingga harus bergantung pada orang lain. Namun, tidak menutup kemungkinan tahun depan alokasi bantuan makanan akan ditambah,” ungkap Sekretaris Dinsos Endah Puspandari. (jf)


Kembali
GAPURA FLIPPING BOOK >>>
AGENDA >>>
Calendar of Events
INFO MASYARAKAT >>>
WEB STATISTIK >>>
Untitled Document
Online : Untitled Document 1
Total Hits : Untitled Document 614451 Hits
Hari Ini : 53
Kemarin : 623
Bulan Ini : 71938
Tahun Ini : 788794
Total : 2395408