[ultimatemember form_id=89]
[ultimatemember form_id=90]

Unik, Kerang Diolah Aneka Panganan

BanggaSurabaya
  • BanggaSurabaya
  • 16 Februari 2017 BanggaSurabaya

“pantai kenjeran identik dengan hasil lautnya, kerang salah satunya. Selama ini kita hanya tahu kerang hanya bisa ditumis dan direbus. namun di tangan siti Chotimah kerang bisa diolah menjadi aneka panganan lezat”

Berawal dari keprihatinannya melihat banyaknya jumlah panen kerang para nelayan di pesisir pantai Kenjeran, yang hanya bisa dijual mentahan ke restoran restoran. Ada pula yang tidak laku berkilo kilo hingga kerang menjadi cepat basi membuat Siti Chotimah tergerak untuk berinisiatif mengolah kerang menjadi aneka olahan panganan dengan mendirikan UKM Bunda.

Siti ketua UKM Bunda menjelaskan bahwa dalam pengolahan kerang perlu diperhatikan cara pengolahannya agar kerang aman dikonsumsi. Yakni dengan menghilangkan bagian hitam (kotoran pada kerang) sebelum dimasak. Setelah dibersihkan dan dicuci bersih, kerang harus direndam dalam air jeruk dan garam untuk menghilangkan kadar logam pada kerang. Alhasil, olahan kerang UKM Bunda telah lulus uji bahan mentah di laboratorium UNAIR.

Berkat pelatihan yang ia ikuti di pahlawan ekonomi, kini Siti bisa membuat aneka olahan kerang yang dibagi menjadi dua yakni olahan kerang basah dan kering. Adapun olahan kerang basah ada nasi bakar kerang, kebab kerang, sambel kerang, burger kerang, sate kerang, nuget kerang, risoles mayonaise kerang, siomay kerang dan tahu isi pentol kerang.

“kalau yang olahan kerang kering ada abon, dendeng, kerang crispy, pastel abon dan stick kerang” katanya

Dia berani mengklaim bahwa olahan kerangnya merupakan yang pertama di Indonesia. Atas usaha dan kerja kerasnya. perempuan kelahiran Kediri ini menyatakan bahwa dirinya kerap diundang untuk memberikan pelatihan olahan kerang di luar pulau seperti di Flores.

Ditanya mengenai kapasitas produksinya, dia mengatakan bahwa dalam pembuatan olahan kerang dilakukan seminggu tiga kali dengan jumlah 80kg kerang namun dia lebih sering mengolah 120kg kerang karna seringnya pesanan. Harga yang dibanderol pun terjangkau berkisar Rp. 15.000 hingga Rp. 40.000.

Meyakinkan kepada masyarakat luas akan layak konsumsinya kerang tidaklah mudah. Siti mangaku jatuh bangun membangun usaha ini. Namun atas dukungan keluarga dan semangat untuk membangun perekonomian yang lebih baik, olahan kerang UKM Bunda bisa diterima di masyarakat luas.

“alhamdulillah, setiap ada pameran atau bazar dangangan saya ludes terjual” ujar Siti

Tidak sia sia, selama empat tahun berdiri, UKM Bunda berhasil mendapatkan penghargaan Award Bunda Pahlawan Ekonomi 2016

Related Post