[ultimatemember form_id=89]
[ultimatemember form_id=90]

Melanial Surabaya Keranjingan Instagram

domi wimpi
  • domi wimpi
  • 10 Oktober 2017 domi wimpi

Foto: Aditya Agung M / @adityaagungm

Generasi milenia tentu sudah tak asing lagi dengan aplikasi bernama Instagram. Ya, instagram merupakan sosial media yang cukup populer di Indonesia bahkan dunia saat ini. Instagram selalu menyediakan fitur yang mampu menyesuaikan dengan kebutuhan dan kesukaan anak zaman sekarang. Seperti pengguna instagram bernama @adityaagungm yang sudah memiliki followers sebanyak 18.8K dan ada 1.290 foto yang telah dia upload di dalam akun instagram sendiri.

Menurut Aditya, instagram merupakan aplikasi yang berfungsi mengambil foto, mengambil video, menerapkan filter digital dan membagikannya ke berbagai layanan jejaring sosial termasuk milik instagram sendiri. “Instagram sangat membantu saya untuk mengenalkan karya-karya foto dan video kepada orang lain,” kata Adit saat dihubungi melalui pesan singkatnya.

Aditya atau yang lebih akrab disapa Adit menjelaskan maksud dari konten-konten yang sudah ia bagikan ke dalam akun instagramnya. Dia mengatakan, sajian foto maupun video yang ditampilkan untuk menampilkan visual yang baik tanpa menekan ego atau idealis pribadi, sedangkan feed yang terpampang di akun instagramnya, Adit menginginkan hal yang lebih bebas dalam mengeksplor foto-foto yang telah ia upload.

Berdasarkan pengamatan di akun instagramnya, Aditya adalah tipikal seorang yang random dalam memilih foto, hampir semua menjadi objek foto mulai dari streetlive, dailylive arcitectur, travel dan masih banyak yang lain. Soal upload, ia sering kali menyimpan karyanya 6-12 bulan kedepan. Alasannya, dia ingin menikmati hasil karyanya terlebih dahulu, lalu membagikan di sosial media. “Biasanya baru di upload 1-3 tahun setelahnya,” ujarnya.

Ditanya soal tips-tips membuat feed diakun miliknya, Adit mengatakan tidak mudah. “Sejujurnya susah-susah mudah, banyak proses yang dilalui sebelum upload instagram, yang paling susah adalah konsisten, teliti, dan sabar. Soal teknis banyak aplikasi yang bisa digunakan seperti photoshop, squaready dan snapseed,” ujar pria kelahiran Balikpapan ini.

Selain itu, Aditya ingin berbagi tips tentang cara membuat feed instagram yang rapi. “Usahakan stok foto baik atau bagus itu sebanyak mungkin, plan semua foto yang kita upload gunakan apps penata feed seperti (instagram, vscocam, planoly, grids, unum, dll) sebagai alat bantu, susun semua foto semua mood feed yang diinginkan mainkan taste ke komposisi foto, warna, genre, dll, dan terakhir sabar, konsisten, dan teliti,” terang pria yang juga tergabung dalam komunitas @suroboyostreet.

Diakuinya, kepiawaian membuat feed, juga diimbangi dengan hasil karya foto yang ciamik agar ketika di upload, hasil foto dan feed benar-benar seimbang. Perpaduan feed dan foto apik yang diperlihatkan Adit terbiang rapi dan elegan karena dirinya juga terlibat dalam komunitas suroboyosytreet yang rutin melakukan hunting foto.

Ditanya soal selera memilih foto sebelum diunggah ke akun instargram miliknya, Adit lebih menyukai foto street. Alasannya, dengan memilih foto street pesan yang didapat itu lebih mengena. “Street! Street! Street! Travel! Surabaya menurut saya surga bagi pecinta street fotografi,” imbuhnya.

Saat ini, Adit tidak hanya aktif di instagram, tetapi dirinya juga melebarkan sayap di beberapa komunitas seperti @suroboyostreet, contributor campaign dan @sub.id. Tujuannya untuk mengembangkan bakat minatnya, membangun kota surabaya melalui karya foto dan video serta memperbanyak jaringan (fr/ik).

Related Post