[ultimatemember form_id=89]
[ultimatemember form_id=90]

HUT KORPRI, Pemkot Surabaya Adakan Kegiatan Fun Bike dan Dolanan Anak

domi wimpi
  • domi wimpi
  • 7 Desember 2017 domi wimpi

Dalam rangka HUT KORPRI, Pemkot Surabaya akan mengadakan kegiatan Dolanan Anak dan Fun Bike pada Sabtu, (9/12/2017) di Balai Kota Surabaya / Foto: http://cdn2.tstatic.net

Dalam rangka HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-46, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengadakan dua kegiatan yakni dolanan anak dan fun bike yang diselenggarakan pada Sabtu, (9/12/2017) di Balai Kota Surabaya.

Ketua Dharma Wanita Surabaya Chusnur Ismiati mengatakan, tujuan kegiatan dolanan anak yang nantinya dihadiri oleh 1.200 anak-anak disabilitas se-surabaya untuk memperingati HUT KORPRI dan memperingati HUT Dharma Wanita yang jatuh pada hari Minggu, (3/12/2017) kemarin.

Selain itu, lanjut Chusnur, kegiatan dolanan anak untuk memberikan pemahaman baik kepada orang tua maupun masyarakat bahwa anak-anak yang memiliki keterbatasan sama dihadapan Tuhan dan sesama.

“Utamanya supaya orang tua tidak menyembunyikan anak-anaknya dan berbesar hati untuk mau mengajak anaknya tampil di depan umum. Lebih jauh, masyarakat pada akhirnya tidak aneh atau heran ketika bertemu dengan anak-anak semacam itu,” terang Chusnur saat melakukan jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Kamis, (7/12/2017).

Dikatakan Chusnur, untuk mendukung tumbuh kembang dan minat Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), pada kegiatan tersebut, Dharma Wanita bersama jajaran terkait mengadakan beberapa macam lomba diantaranya lomba bina diri, mewarnai, menggambar, karnival, yel-yel, bowling, pentas seni, lomba fashion melalui pakaian daur ulang serta pemeriksaan kesehatan bagi ABK.

“Beberapa perlombaan ini untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka sejajar dengan anak-anak pada umumnya serta menampilkan karya baik melalui gambar dan musik meskipun dirundung keterbatasan fisik,” ujar perempuan kelahiran Lamongan ini.

Dengan adanya kegiatan ini, Chusnur berharap anak-anak berkebutuhan khusus dapat terus dilayani dengan baik tanpa ada diskriminasi sedikit pun. “Keterbatasan itu tidak permanen, kehidupan mereka sama dengan orang pada umumnya yakni duduk sama rendah, berdiri sama tinggi,” tegas perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Forum PAUD Kota Surabaya.

Agnes Warsiati selaku Kepala Bidang Dinas Pendidikan Sekolah Dasar (SD) menambahkan, untuk memotivasi anak-anak berkebutuhan khusus agar tidak berkecil hati, pihaknya akan memberi apresiasi dalam bentuk piala atau tampil di acara-acara pemkot bagi anak-anak ABK

“Bentuk apresiasi ini untuk menyetarakan mereka dengan anak-anak reguler lainnya dan kembali menekankan kepada masyarakat bahwa mereka bukan beban tetapi mereka adalah anak-anak yang luar biasa,” tegas Agnes.

Sementara untuk acara fun bike yang juga dilaksanakan pada hari Sabtu, (9/12/2017), Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Surabaya, M.Afghani Wardhana menyampaikan, tujuan kegiatan fun bike untuk menyatukan keberagaman melalui olahraga.

Bagi warga surabaya yang ingin mengikuti kegiatan dengan total hadiah 30 juta itu, Afghani menuturkan kepada warga surabaya untuk mengambil tiket di kantor Dispora Lt. 4, Jl. Tunjungan no 1-3 eks Gedung Siola. “Tiket gratis dan warga cukup membawa fotocopy KTP sebanyak 1 lembar,” ujar Mantan Sekretaris Dewan itu.

Sedangkan untuk rute fun bike, Afghani menambahkan, start akan dimulai pukul 05.30 dari Balai kota – Grand City – Dharmahusada – Kertajaya Indah – ITS lalu putar balik dan akan finish di balai kota. “Kira-kira jarak tempuhnya sekitar 15 km,” kata Afghani.

Related Post