[ultimatemember form_id=89]
[ultimatemember form_id=90]

Populasi Komodo Di KBS Terus Mengalami Peningkatan

BanggaSurabaya
  • BanggaSurabaya
  • 10 Januari 2018 BanggaSurabaya

Satwa komodo yang ada di Kebun Binatang Surabaya (KBS), (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

Bangga Surabaya – Meningkatnya jumlah populasi komodo di Kebun Binatang Surabaya (KBS), tidak lepas dari peran Pemkot Surabaya dalam melakukan revitalisasi dari segala lini,  mulai dari peningkatan dan penataan satwa, pemberian pakan nutrisi, pembersihan kandang secara rutin, pemberian vaksinasi terhadap semua satwa, serta pembenahan sekaligus pembangunan infrastruktur.

Dirut Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS, Chairul Anwar mengatakan, saat ini pihaknya mengaku memiliki sekitar 62 telur komodo, dari total 30 indukan.”Insya Allah di bulan maret paling lambat akan menetas, kemarin itu 62 jumlah telurnya, dari 30 indukan, terang Chairul, di Kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Selasa, (09/01/18).

Menurut Chairul, dari 62 telur komodo tidak semuanya bisa menetas, karena ada beberapa telur yang kondisinya kurang bagus. “62 telur itu totalnya, kemudian kami amankan, itu ada beberapa yang kondisinya kurang bagus,” imbuhnya.

Dari total 62 telur yang ada, kemudian dilakukan penyortiran dan selanjutnya diamankan, tinggal 11 telur yang kondisinya bagus.

Chairul mengatakan, harga komodo yang dirasa mahal, dan merupakan jenis satwa yang tergolong masih langkah di dunia, membuat beberapa kebun binatang ingin melakukan penukaran hewan dengan KBS. “Harga komodo itu sekarang mahal, bahkan milyaran, dan tergolong hewan langkah di dunia,” ujar Chairul.

Namun, untuk penukaran hewan tersebut, diharuskan untuk melengkapi beberapa dokumen dan diperlukan persetujuan ijin yang dikeluarkan oleh kementerian kehutanan.

Saat ini, total komodo yang dimiliki oleh kebun binatang kebanggan warga Surabaya berjumlah sekitar 66. Dengan menetasnya telur komodo, nantinya dipastikan jumlah salah satu populasi satwa langkah di KBS akan mengalami peningkatan. (*)

Related Post